Selasa, 16 Juli 2013

Realitas Pemasaran Baru

Realitas Pemasaran Baru
“pasar tidak lagi seperti dulu.” Pemasar harus memerhatikan dan merespons sejumlah perkembangan signifikan.
Kekuatan Kemasyarakatan Utama
Kini pasar enjadi berbeda secara radikal sebagai hasil dari kekuatan-kekuatan kemasyarakatan utama yang kadang-kadang saling berkaitan,yang telah menciptakan perilaku baru, peluang baru, dan tantangan baru.
·         Teknologi informasi jaringan
Revolusi digital telah menciptakan era reformasi. Era industry dicirikan oleh produksi massal dan konsumsi massal, toko-toko penuh dengan barang, iklan dimana-mana, dan diskon yang agresif.
·         Globalisasi
Kemajuan teknologi dalam transportasi,pengiriman barang, dan komunikasi telah mempermudah dalam memasarkan produk
·         Deregulasi
·         Privatisasi
Banyak negara yang mengubah perusahaan umum menjadi swasta demi meningkatkan efisiensinya
·         Persaingan yang meningkat
Produsen merek menghadapi persaingan yang semakin ketat dari merek domestic dan asing. Akibatnya biaya promosi meningkat dan margin keuntungan mengecil
·         Konvergensi industry
Batas-batas industry mengabur dengan sangat cepat karena perusahaan-perusahaan menyadari adanya peluang di persinggungan antar dua industry atau lebih
·         Resistensi konsumen
Studi yankelovich pada tahun 2004 menemukan rekor penolakan pemasaran oleh konsumen. Mayoritas responden yang disurvey memiliki pendapat negative tentang pemasaran dan periklanan. Mereka mengaku menghindari produk yang mereka anggap berlebihan dalam pemasarannya.
·         Transformasi eceran
Pengecer kecil menyerah pada pengecer pengecer raksasa dan “pembunuh kategori”
·         Disintermediasi
Kesuksesan luar biasa dari perusahaan-perusahaan dot com awal,yang menciptakan disintermediasi dalam pengirman barang dan jasa dengan menjembatanialiran barang tradisional melalui saluran  distribusi, menimbulkan banyak ketakutan dari banyak perusahaan manufaktur dan pengecer mapan

Kemampuan Baru Konsumen
Pelanggan masa kini menganggp perbedaan produk yang satu dengan yng lain hanya beda tipis sehingga mereka kurng loyal terhadap satu merek. Mereka juga jadi semakin peka terhadap harga dan kualitas dan pencarian mereka akan nilai. Perhatikan apa yang dulu tidak dimiliki konsumen,namun kini mereka miliki:
·           Peningkatan yang berarti dalam hal daya beli
Pembeli hanya memerlukan satu klik untuk membndingkan harga dan atribut pesaing internet
·           Ragam barang dan jasa yang lebih banyak
Pembeli dapat memesan barang secara online dari mana saja dan menghindari tawaran local yang terbatas. Mereka juga bisa menghemat banyak dengan memesan dari Negara dengan tingkat harga yang lebih rendah
·           Sejumlah besar informasi hampir tentang apa saja
·           Kemudhan yang lebih besar dalam memesan dan menerima pesanan
·           Kemmpun untuk membandingkan catatan tentang produk dan jasa
·           Suara yang lebih kuat untuk mempengaruhi teman sepergaulan dan pendapat umum
Internet mendorong timbulnya hubungan personal dan konten yang dihasilkan oleh pengguna melalui media social dan jaringan social untuk satu kegunaan.

Kemampuan Baru Perusahaan
Kekuatan-kekuatan baru juga telah berpadu untuk menghasilkan serangkaian kemampuan baru bagi perusahaan-perusahaan masa kini:
·           Pemasar dapat menggunakan internet sebagai saluran informasi dan penjualan yang kuat, memperluas jangkauan geografis mereka untuk member informasi kepada pelanggan dan mempromosikan bisnis serta produk mereka di seluruh dunia.
·           Para peneliti dapat mengumpulkan informasi yang lebih lengkap dan kaya tentang pasar, pelanggan, prospek, dan pesaing. Mereka juga dapat
·           Para manajer dapat mempermudah dan mempercepat komunikasi internal diantara pegawai dengan menggunakan internet sebagai internet pribadi.
·           Perusahaan juga dapat mempermudah serta komunikasi eksternal diantara pelanggan dengan menciptakan “gossip” online dan offline melalui para duta merek dan komunitas pengguna.
·           Pemasaran target dan komunikasi dua arah menjadi lebih mudah berkat perkembangan majalah minat khusus, saluran TV, dan kelompok diskusi internet. Pemasok dan distributor yang terhubung oleh ekstranet memampukan perusahaan mengirimkan serat menerima informasi, menempatkan pesanan dan melakukan pembayaran secara lebih efisien. Perusahaan juga dapat berinteraksi dengan pelanggan secara individual sehingga pesan, layanan, dan hubungan menjadi lebih personal.
·           Pemasar dapat mengirimkan iklan, kupon, sample, dan informasi kepada pelanggan yang memintanya atau yang telah mengijinkan perusahaan untuk mengirimkannya kepada mereka. Perusahaan kini dapat mengumpulkan informasi tentang pembelian, preferensi, data demografis, serta potensi keuntungan yang diberikan pelanggan.
·           Perusahaan dapat menjangkau pelanggan yang sedang bepergian dengan mobile marketing
·           Perusahaan dpat memproduksi barang-barang yang didiferensiasikan secara individu, baik yang dipesan secara pribadi, melalui telepon, atau secara online, berkat kemajuan dalam penyesuaian pabrik, komputer, internet, dan perangkat lunak pemasaran database.
·           Manajer dapat memperbaiki pembelian, perekrutan, pelatihn, dan komunikasi internal serat eksternal.
·           Pembeli korporat bisa melakukan penghematan yang berarti dengan menggunakan internet untuk membandingkan harga penjual dan untuk membeli materil dalam lelang atau dengan menampilkan syarat-syarat mereka sendiri.
·           Perusahaan juga dapat merekrut karyawan baru secara online. Banyak pula perusahaan yang menyiapkan produk peltihn internet untuk di download oleh karyawan, dealer, dan agen.

Orientasi Perusahaan terhadap Pasar
                                Dengan adanya realitas pemasaran baru ini,filosofi apa yang seharusnya mengrahkan upaya pemasaran perusahaan? Para pemasar semakin mampu beroperasi secara konsisten dengan suatu konsep pemasaran holistic. Mari kita tinjau evolusi gagasan-gagasan pemasaran awal.

Konsep Produksi
Konsep produksi adalah salah  satu konsep terua dalam bisnis. Konsep ini menyatakan bahwa konsumen lebih menyukai produk yang tersedia dalam jumlah banyak dan tidak mahal.
Konsep Produk
                                Konsep produk berpendapat bahwa konsumen menyukai produk yang menawarkan kualitas, kinerja, atau fitur innovative terbaik.
Konsep Penjualan
                                Konsep penjualan beranggapan bahwa konsumen dan bisnis, jika dibiarkan tidak akan membeli cukup banyak produk organisasi. Karenanya, organisasi tersebut harus melakukan upaya penjualan dan promosi yang agresif. Konsep penjualan dinyatakan dalam pemikiran Sergio zymann, mantan wakil presiden pemasaran dari coca cola, yang mengatakan:”tujuan pemasaran adalah menjual lebih banyak barang ke lebih banyak orang secara lebih sering untuk menghasilkan lebih banyak uang dan pada gilirannya menghasilkan lebih banyak laba.
Konsep Pemasaran
Konsep ini muncul pada pertengahan tahun 1950-an. Alih-alih memegang filosofi “membuat dan menjual yang berpusat pada produk, bisnis beralih ke filosofi “merasakan dan merespon” yang berpusat pada pelanggan
Konsep Pemasaran Holistik
Konsep ini didasarkan atas pengembangan, desain, dan pengimplementasian program pemasaran, proses dan aktifitas-aktifitas yng menyadari keluasan dan sifat saling ketergantungannya. Pemasaran holistic menyadari bahwa “segala hal berarti” dalam pemasaran dan bahwa perspektif yang luas dan terintegrasi sering kali diperlukan

No
Sepuluh dosa pemasaran yang mematikan
Sepuluh perintah pemasaran
1
Perusahaan tidak berfokus pada pasar dan tidak digerakkan oleh pelanggan pada tingkat yang memadai
Perusahaan melakukan segmentasi pasar, memilih segmen terbaik, dan mengembangkan posisi yang kokoh di setiap segmen yang dipilih
2
Perusahaan tidak sepenuhnya memahami pelanggan sasarannya
Perusahaan memetakan kebutuhan, persepsi, preferensi, dan perilaku pelnggannya dan memotivasi pemngku kepentingnnya untuk melyani dan memuaskan pelanggan sepenuh hati
3
Perusahaan yang menentukan dan memantau
Perusahaan mengetahui pesaing utamanya serta kekuatan dan kelemahan mereka
4
Perusahaan belum mengelola hubungan dengan pemangku kepentingan (stakeholder) nya secara benar
Perusahaan bermitra dengan pemangku kepentingannya dn memberi imbalan yang tinggi kepada mereka
5
Perusahaan kurang lihai dalam menemukan peluang-peluang baru
Perusahaan mengembangkan system untuk mengidentifikasi peluang, memeringkatnya, dan memilih peluang-peluang terbaik
6
Rencana pemasaran dan proses perencanaan perusahaan buruk
Perusahaan mengelola suatu system perencanaan pemasaran yang menghasilkan rencana jangka panjang dan jangka pendek yang efektif
7
Kebijakan-kebijakan produk dan jasa perusahaan memerlukan pengetatan
Perusahaan menerapkan kendali yang ketat atas bauran produk dan jasanya
8
Keahlian komunikasi dan pembangunan merek perusahaan lemah
Perusahaan membangun merek yang kuat dengan menggunakan alat-alat komunikasi dan promosi yang paling efektif-biaya
9
Perusahaan tidak terorganisasi dengan baik untuk menjalankan pemsaran secara efektif dan efisien
Perusahaan membangun kepemimpinan pemasaran serat semangat tim diantara berbagai deprtemen
10
Perusahaan tidak memeksimalkan pemnfaatan teknologi
Perusahaan terus menambah teknologi yang memberinya keunggulan kompetitif di pasar
Sumber: Philip kotler, ten deadly marketing sins (Hoboken,NJ John Wiley & Sons,2004)

Jadi pemasaran holistic adalah suatu pendekatan yang berusaha menyadari dan mendamaikan ruang lingkup dan kompleksitas aktivitas pemasaran .





Tidak ada komentar:

Posting Komentar