Sabtu, 16 April 2011

Pencelupan dengan zat warna alami dari kulit bawang merah


ABSTRAK
Maraknya penggunaan zat warna sintetik sebagai zat pewarna terkstil tak mampu menggeser keberadaan zat pewarna alami Hal ini dikarenakan zat warna alami mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan dengan zat warna sintetik, salah satunya adalah zat warna alami dapat bertahan sampai beberapa tahun lamanya dan warnanya tidak akan mudah pudar. Selain itu jika dilihat dari segi lingkunga, limbah penggunaan zat warna alami tidak akan mengganggu ekosistem atau lingkungan sekitar karena zat warna alami mudah terdegradasi oleh alam (biodegradable).
Bawang merah atau Allium ascalonicum merupakan salah satu tumbuhan yang sering digunakan sebagai zat warna alami. Kulit bawang merah mengandung zat warna alam yaitu senyawa antosianin dan flaponoida. Zat warna ini dapat diekstraksi dengan cara ekstraksi panas, dan larutan zat warna alam yang dihasilkan dapat dibuat menjadi zat warna dalam bentuk serbuk dengan proses penguapan. Zat warna yang dihasilkan dapat digunakan untuk proses pewarnaan pada bahan tekstil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar